Senin, 14 Desember 2009

Tantangan menjadi seorang sarjana

Setelah lima tahun menunggu akhirnya jadi juga aku menjadi seorang sarjana ekonomi. sebagian orang, menjadi sarjana merupakan kebanggaan tersendiri begitu juga halnya diriku. Karena dengan mempunyai gelar sarjana derajat kehidupannya akan meningkat. tapi faktanya banyaknya lulusan sarjana yang tidak berhasil dalam meraih impiannya (mudah-mudahan ini tak terjadi pada diriku).Tapi ada juga yang berhasil, sebagian sarjana hanya mengandalkan ijazah dalam melamar pekerjaannya tanpa modal keahlian. lalu yang jadi pertanyaan kemanakah ilmu yang dipelajari selama dibangku kuliah?. biasanya dibangku kuliah hanya berkutat pada teori meskipun terkadang suka diselipkan prakteknya, tapi pada kenyataannya teori yang dipelajari dengan praktek dalam dunia kerja terkadang agak menyimpang. tapi itu semua kembali pada si sarjana sendiri. Pernah suatu ketika aku mendengar dari seorang teman bahwa si abah (namanya asep) dimarahin sama kakaknya, gara-garanya setelah lulus kuliah malah menjadi pengangguran, dan kuliah hanya ngabisin duit aja, mendengar itu... saya jadi ngeri juga. saya berpikir siapa yang salah dalam hal ini. apakah si abah atau kakaknya atau mungkin juga keadaan yang tak mendukung pada dirinya. atau mungkin juga belum saatnya menerapkan ilmunya. tapi banyak juga teman-teman yang begitu lulus langsung dapat kerja, ada yang di bank, di leasing dan masih banyak lagi. tapi pas ditanya tentang situasi kerja, hampir semuanya bilang bahwa semua yang dipelajari selama dibangku kuliah sangat jauh sekali bahkan ada yang bilang sulit untuk menerapkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar